29.6.09

terus dapat 'dividen' walau dah maut


Bismillah..


Dari Anas r.a. berkata bahawa ada tujuh jenis pahala yang dapat diterima seseorang itu selepas matinya.


1. Barangsiapa yang mendirikan masjid maka ia tetap pahalanya selagi masjid itu digunakan oleh orang untuk beramal ibadat di dalamnya.


2. Barangsiapa yang mengalirkan air sungai selagi ada orang yang minum daripadanya.

3. Barangsiapa yang menulis mushaf ia akan mendapat pahala selagi ada orang yang membacanya.


4. Orang yang menggali sumur selagi ada orang yang menggunakannya.

5. Barangsiapa yang menanam tanam-tanaman selagi ada yang memakannya baik dari manusia atau burung (hewan).


6. Mereka yang mengajarkan ilmu yang berguna selama ia diamalkan oleh orang yang mempelajarinya.


7. Orang yang meninggalkan anak yang soleh yang mana ianya selalu mendoakan kedua orang tuanya dan beristighfar baginya


8. yakni anak yang selalu diajari ilmu Al-Qur'an maka orang yang mengajarnya akan mendapat pahala selagi anak itu mengamalkan ajaran-ajarannya tanpa mengurangi pahala anak itu sendiri.


Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah S.A.W. telah bersabda : "Apabila telah mati anak Adam itu, maka terhentilah amalnya melainkan tiga macam :


1. Sedekah yang berjalan terus (Sedekah Amal Jariah)


2. Ilmu yang berguna dan diamalkan.


3. Anak yang soleh yang mendoakan baik baginya.


Semoga dapat kita jadikan sebagai renungan dan semoga kita dapat melaksanakan serta termasuk hamba Allah yang beruntung, selamat dunia dan akhirat.


p/s : (dari sahabat)

24.6.09

cerithera teladan


Hayati kandungannya

Bismillahirrahmanir rahim. Artikel ni agak panjang, tapi banyak pengetahuan dan manfaat untuk kita, insya Allah… Bila Paderi Terpaksa Buka Rahsia Ada seorang pemuda Arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan dia mampu mendalaminya.

Selain belajar, dia juga seorang jurudakwah Islam. Ketika berada di Amerika , dia berkenalan dengan salah seorang Nasrani.. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah s.w.t. memberinya hidayah masuk Islam.

Pada suatu hari mereka berdua berjalan- jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung tersebut. Temannya itu meminta agar dia turut masuk ke dalam gereja. Mula mula dia keberatan, namun kerana desakan akhirnya pemuda itu pun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka..

Ketika paderi masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghormatan lantas kembali duduk. Di saat itu, si paderi agak terbeliak ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, ” Di tengah kita ada seorang Muslim. Aku harap dia keluar dari sini.” Pemuda Arab itu tidak bergerak dari tempatnya. Paderi tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun dia tetap tidak bergerak dari tempatnya. Hingga akhirnya paderi itu berkata, “Aku minta dia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya. ” Barulah pemuda ini beranjak keluar.

Di ambang pintu, pemuda bertanya kepada sang paderi, “Bagaimana anda tahu bahawa saya seorang Muslim?” Paderi itu menjawab, “Dari tanda yang terdapat di wajahmu.” Kemudian dia beranjak hendak keluar. Namun, paderi ingin memanfaatkan kehadiran pemuda ini dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memalukan pemuda tersebut dan sekaligus mengukuhkan agamanya. Pemuda Muslim
itupun menerima tentangan debat tersebut.

Paderi berkata, “Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus menjawabnya dengan tepat. ” Si pemuda tersenyum dan berkata, “Silakan!”

Sang paderi pun mulaibertanya,
“Sebutkan satu yang tiada duanya,
dua yang tiada tiganya,
tiga yang tiada empatnya,
empat yang tiada limanya,
lima yang tiada enamnya,
enam yang tiada tujuhnya,
tujuh yang tiada delapannya,
delapan yang tiada sembilannya,
sembilan yang tiada sepuluhnya,
sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh,
sebelas yang tiada dua belasnya,
dua belas yang tiada tiga belasnya,
tiga belas yang tiada empat belasnya.”

“Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh!
Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya?
Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga?
Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya?
Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!”

“Siapakah yang tercipta dari api,
siapakah yang diazab dengan api dan
siapakah yang terpelihara dari api?
Siapakah yang tercip tadari batu,
siapakah yang diazab dengan batu dan
siapakah yang terpelihara dari batu?”

“Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar!
Pohon apakah yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?”

Mendengar pertanyaan tersebut, pemuda itu tersenyum dengan keyakinan kepada Allah. Setelah membaca “Bismillah.. .” dia berkata, -Satu yang tiada duanya ialah Allah s.w.t..

-Dua yang tiada tiganya ialah Malam dan Siang. Allah s.w.t. berfirman, ” Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami).” (Al-Isra’: 12).

-Tiga yang tiada empatnya adalah kesilapan yang dilakukan Nabi Musa
ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.

-Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur’an.

- Lima yang tiada enamnya ialah Solat lima waktu.

-Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah Hari ketika Allah s.w.t. menciptakan makhluk.

-Tujuh yang tiada delapannya ialah Langit yang tujuh lapis. Allah s...w.t.
berfirman, “Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu
sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang.” (Al-Mulk: 3).

-Delapan yang tiada sembilannya ialah Malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah s.w.t. berfirman, ” Dan malaikat- malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung ‘Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka.” (Al-Haqah: 17).

-Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu’jizat yang diberikan kepada Nabi Musa yaitu: tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim
paceklik, katak, darah, kutu dan belalang.*

-Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah Kebaikan. Allah s..w.t.
berfirman, “Barang siapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat.” (Al-An’am: 160).

-Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah Saudara-Saudara Nabi Yusuf .

-Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah Mu’jizat Nabi Musa yang terdapat
dalam firman Allah, “Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, “Pukullah batu itu dengan tongkatmu.” Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air.” (Al- Baqarah: 60).

-Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah Saudara Nabi Yusuf
ditambah dengan ayah dan ibunya.

-Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah
waktuSubuh. Allah s.w.t.. berfirman, “Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing. ” (At-Takwir: 18).

-Kuburan yang membawa isinya adalah Ikan yang menelan Nabi Yunus
AS...

-Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah
saudara-saudara Nabi Yusuf, yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, “Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlumba-lumba
dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan
serigala.” Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka, “Tak ada cercaan terhadap kamu semua.” Dan ayah mereka Ya’qub berkata, “Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku.
Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(Yusuf:9

-Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara Keldai.
Allah s.w.t. berfirman, “Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara
keldai.” (Luqman: 19).

-Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapa dan ibu adalah Nabi Adam,
Malaikat, Unta Nabi Shalih dan Kambing Nabi Ibrahim..

-Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diazab dengan api
ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah s.w.t. berfirman, “Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim.” (Al-Anbiya’: 69).

-Makhluk yang terbuat dari batu adalah Unta Nabi Shalih, yang diazab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ashabul Kahfi (penghuni gua).

-Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah Tipu
Daya Wanita, sebagaimana firman Allah s.w.t. “Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar.” (Yusuf: 28).

-Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah Tahun, Ranting adalah Bulan, Daun adalah Hari dan Buahnya adalah Solat yang lima waktu, Tiga dikerjakan di malam hari dan Dua di siang hari.

Paderi dan para hadirin merasa takjub mendengar jawapan pemuda Muslim tersebut. Kemudian dia pun mula hendak pergi. Namun dia mengurungkan niatnya dan meminta kepada paderi agar menjawab satu pertanyaan saja.


Permintaan ini disetujui oleh paderi.

Pemuda ini berkata, “Apakah kunci surga itu?”

Mendengar pertanyaan itu lidah paderi menjadi kelu, hatinya diselimuti
keraguan dan rupa wajahnya pun berubah. Dia berusaha menyembunyikan
kekuatirannya, namun tidak berhasil.

Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab
pertanyaan tersebut, namun dia cuba mengelak.

Mereka berkata, “Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya
dan semuanya dia jawab, sementara dia hanya memberi satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya! “

Paderi tersebut berkata, “Sesungguh aku tahu jawapannya, namun aku takut kalian marah.”

Mereka menjawab, “Kami akan jamin keselamatan anda. “

Paderi pun berkata, “Jawapannya ialah: Asyhadu An La Ilaha Illallah , Wa
Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah. “
Lantas paderi dan orang-orang yang hadir di gereja itu terus memeluk
agama Islam. Sungguh Allah telah menganugerahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda Muslim yang bertakwa.**

NOTA:

Ini merupakan sebuah artikel yang cukup bagus. Ia dapat menyedarkan kita agar membaca dan memahami isi kandungan Al-Qur’an bagi membolehkan kita menangkis tohmahan dan menjawab pertanyaan orang-orang kafir.

Saya pernah membaca dari satu buku bahawa sebenarnya paderi Kristian tahu bahawa Kunci Syurga itu adalah Dua Kalimah Syahadah. Kerana itu
(kononnya) apabila nazak seorang Kristian, maka paderi akan datang membisikkan kalimah itu ke telinganya dengan harapan dia akan mati dalam Islam. Saya tidak pasti sama ada dakwaan ini (membisikkan ke
telinga orang nazak) benar atau tidak. Namun saya pasti ahli kitab Kristian
tahu bahawa Kunci Syurga adalah Dua Kalimah Syahadah, mereka tidak mahu mengaku (kebenaran Islam) kerana bimbang akan kehilangan pangkat dan kedudukan duniawi.

Wallahua'lam

(dari seorang kawan)

11.6.09

KELEBIHAN BASMALLAH..


Membaca Bismillah setiap kali melakukan sesuatu pekerjaan atau perbuatan sebenarnya memberi kebaikan yang sangat banyak. Allah sendiri memerintahkan para malaikat supaya mencatat pahala bagi umat manusia yang membaca Bismillah.


Seseorang yang membaca Bismillah sebanyak 21 kali ketika hendak tidur, akan aman dariapda gangguan syaitan, kecurian, maut yang mendadak dan bala. Sementara pasangan yang membacanya ketika hendak berjimak, akan melahirkan anak yang soleh dan bagi ibu bapanya kebajikan sejumlah tarikan nafas anak itu.


Membaca 41 kali Bismillah ke telingan orang yang pengsan, insya Allah dia akan segera sedar. Membaca 313 kali Bismillah serta 100 kali selawat ke atas Nabi SAW pada waktu pagi hari Ahad sewaktu matahari terbit dengan menghadap kiblat, insya Allah akan mendapat rezeki yang tidak terduga.


Bagi ibu bapa yang mempunyai anak yang bebal, eloklah dibaca Bismillah sebanyak 786 kali, kemudian ditiupkan pada air lalu diberi minum anak itu selama tujuh hari pada saat matahari terbit, insya Allah lenyaplah kebebebalannya. Perkara yang sama juga dilakukan kepada adik-beradik, suami, isteri atau sesiapa yang dimaksudkan.


Sesiapa yang membaca 50 kali Bismillah di hadapan orang orang zalim, akan tunduk dan takutlah orang zalim itu. Bagi perempuan yang hamil, tulislah 61 kali kalimah Bismillah hingga akhirnya dengan huruf Arab di atas kertas putih lalu sisipkannya ke perut wanita itu, insya Allah hidup anak yang dikandung itu.


Mereka yang berniaga, bacalah 786 kali di hadapan dagangannya lalu dihembuskan selama tujuh hari. Insya Allah dengan izin Allah akan majulah perniagaannya.


islamicebook

28.5.09

hati bahagia, hidup sempurna

SEBAB-SEBAB HATI TIDAK BAHAGIA

Antara mazmummah utama yang menghilangkan bahagia di hati ialah :


1. Pemarah - paling mudah dikesan atau dilihat dan paling banyak di dalam diri manusia. Orang seperti ini jarang mendapat kawan dan hati tentunya tidak tenang.

2 . Pendendam - tersembunyi iaitu ibarat mengumpul lahar di dalam dada. Orang seperti ini sentiasa mencari-cari peluang untuk membalas dendam hatta secara yang kecil-kecil sekalipun seperti sakitkan hati atau tempelak orang yang didendami itu. Sebab itu orang pendendam mudah kena sakit jantung.

3. Hasad dengki - amalanya hangus akibat hasad dengkinya itu kerana ia memiliki sifat ketuhanan.

4. Bakhil - sentiasa merasakan orang lain menginginkan harta, kesenangan, pangkat dll. dari dirinya. Contohnya sentiasa berdalih mengatakan ia tiada duit. (rezeki yang diberi oleh Allah elok dikongsi bersama..-derma) Allah lebih sayang orang yang fasiq tetapi pemurah tetapi benci orang yang abid tetapi bakhil. Kerana walaupun fasiq, pemurahnya itu tetap memberi manfaat pada orang lain kerana kadangkala rezeki itu Allah samapaikan melalui manusia

5. Tamak - orang yang tidak puas dengan yang sedikit nescaya tidak akan puas dengan yang banyak kerana dunia ini ibarat meminum air laut...walau berapa banyak yang diminum tetap tak abis jugak...lagipun org tamak selalu rugi.. ** Ingat ! yang dikatakan harta atau rezeki kita bila ia dipakai atau digunakan oleh kita.
Selagi tidak diguna iaitu disimpan, itu belum boleh dikatakan rezeki kita. (mungkin ada hak orang lain di situ) Biarlah rezeki itu sedikit tetapi mendapat keberkatan iaitu dapat dimanfaatkan.

6. Tidak sabar - andainya perkara yang kecil pun tidak boleh bersabar apatah lagi hal-hal yang lebih besar.

7. Ego - ibu segala mazmummah jadi ia membuatkan seseorang paling tidak tenang. Orang yang memiliki sifat ini pantang tercabar dari sudut zahir mahupun batin.

8. Riak - terseksa sendiri kerana sentiasa tercari-cari peluang untuk dipuji. Sentiasa berlakon berpura pura di depan orang. Jika ia dipuji, ia akan menambah amalnya tetapi jika dikeji, ia akan mengurangkan amalnya pula.

9. Cinta dunia - apabila tidak dapat cinta kita menderita...jika dapat pun tetap menderita kerana bila sudah dapat susah pula menjaganya.. Berharta tidak mengapa tetapi kawal hati kita.jangan diletakkan hati pada harta itu kerana apabila mati cuma amalan dan doa anak yg soleh/solehah yang dibawa... Cinta dunia merupakan "neraka dunia" kerana dunia itu "panas" akibat ia merupakan barang buruan dan rebutan. Jadi letakkanlah akhirat itu di hati dan dunia itu di tangan supaya dunia itu senang dibahagi-bahagi dan akhirat dibawa mati.

Kesimpulan

Jadi yang meragut kebahagiaan sebenarnya bukanlah secara TOTALnya disebabkan kemiskinan, musibah, kesibukan dllnya. tetapi ialah sifat MAZMUMMAH dalam hati yang menonjol ke perbutan dan percakapan dan gerak geri..

Makin tinggi mazmummah seseorang, makin ia tidak BAHAGIA. Samada bermujahadah atau biarkan saja mazmummah itu, kedua-duanya tetap menderita tetapi andainya bermujahadah kita akan dibantu Allah dan akan bahagia jua akhirnya...sama-samalah sentiasa ingat mengingati antara satu sama lain...andai kita terleka dengan dunia buruklah padahnya.

Wallahualam"


islamic-e-book

26.5.09

please kill us.please kill us!!!





" YAHUDI, BUNUHLAH KAMI..RATAHLAH MAYAT TUBUH KAMI, KERANA INSAN2 SEUGAMA KAMI SENDIRI MAHUKAN KAMI MATI..MEREKA TIDAK MERASA PEDIH SAKIT KAMI APABILA DENGAN GEMBIRA MEMBIARKAN KAMI..MALAH SANGGUP PULA MENOLONG YAHUDI MEMBINA BOM PELURU DENGAN DUIT2 YANG MEREKA TABURKAN KEPADA YAHUDI "





ZIONIS MAIN PRODUCTS

23.5.09

ONE SCHOOL FOR ALL CAMPAIGN

copy and paste from rocky's bru s blog.. i love malaysia.everyone loves malaysia.please do this for our own sake.die or alive.which one do u want buddy??




1 School for All. A group of pro-unity bloggers have started a campaign for Satu Sekolah Untuk Semua.

Satu Sekolah untuk Satu Bahasa, Satu Bangsa, Satu Negara.

I am going to make myself part of this group of bloggers, whether they like it or not. Because I like what they are trying to do.

I'm the product of a 1 Sekolah system. I started schooling in Singapore in 1968, a year before the May 13 racial clashes and three years after the island achieved its Independence. The government of Lee Kuan Yew went about to "integrate' all primary schools. My school on West Coast Road had a flag of blue and yellow, and for many years it was known as Jubilee Malay Primary School. By the time I went to Primary 1B, it was called Jubilee Primary (Integrated) School. They abolished the Sekolah Melayu Jubilee. Other vernacular schools around the island were systematically replaced by "integrated" schools. Singapore went for its 1 School for All and I thought that they were doing quite alright.

In Malaysia, we have let ourselves fall behind in this regards, but that gives us the benefit of hindsight. Today Malaysians regardless of race or religion (including political ideologies) want a Bangsa Malaysia. 1 Bangsa. Civil society has never demanded harder for One Race as it has been doing in the last couple of years. The government tried to lay the foundations for a Bangsa Malaysia under Wawasan 2020 and there were attempts earlier, including the Bangsa Malaya concept dreamed up by Usman Awang and his Asas 50 friends after the War and just before Merdeka.

Time to join all past and present efforts towards that. Time to walk your talk.

Start with the kids. Integrate. Lets' have 1 School.

Read and Sign the petition again here

19.5.09

SAF ADALAH KEKUATAN KITA..

(islamic-e-book)


Cara-Cara Merapatkan Saf Yang Betul



1 – Merapatkan bahu dengan bahu, lutut dengan lutut, dan mata kaki dengan mata kaki sebagaimana hadis berikut:



"Dari Nu'man bin Basyir r.a. berkata: Aku melihat seseorang merapatkan bahunya dengan bahu saudaranya, merapatkan (melekatkan) lututnya dengan lutut saudaranya dan mendekatkan mata kakinya dengan mata kaki saudaranya." (Hadis Riwayat Bukhari, Kitab Azan, no. 76. Abu Daud, no. 616)


2 – Meratakan/meluruskan telapak kaki dengan talapak kaki saudaranya dan meluruskan telapak kaki ke arah kiblat.


"Dari Anas bin Malik r.a. berkata, "(Pada waktu solat)
masing-masing dari kami meratakan bahunya dengan bahu saudaranya dan telapak kakinya dengan telapak kaki saudaranya." (Hadis Riwayat Bukhari, no. 725)

"Baginda menghadapkan hujung-hujung kedua-dua jari-jemari kaki baginda ke arah Kiblat". (Hadis Riwayat Bukhari dan Abu Daud)

Baginda s.a.w. mengarahkan jari jemari kakinya ke arah kiblat. (Rujuk: Tuntutan Rasulullah Dalam Ibadah, hlm. 19. Ibn Qaiyyim al-Jauziyah – Dinukil dari buku: Solatlah Sebagaimana Rasulullah s.a.w. Solat, Oleh Ustaz Rasul Dahri)



Betul - Kaki diluruskan ke arah hadapan (Kiblat)


Salah - Kaki tidak lurus ke hadapan



3 – Menutup ruang/celahan di antara saf.


Dari Ibnu Umar bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda:

"Tegakkanlah saf-saf, sejajarkanlah bahu-bahu kalian, tutupkanlah celah-celah, dan lembutkanlah diri kalian untuk disentuh tangan-tangan saudara kalian. Jangan biarkan celah-celah untuk dimasuki syaitan. Barangsiapa yang menyambung saf, maka Allah menyambungnya dan bara

ngsiapa yang memutuskan saf, maka Allah memutuskannya." (Hadis Riwayat Abu Daud, no. 666. an-Nasa'i, 2/93. Ahmad, 2/97. Juga dinilai Sahih oleh al-Albani di dalam Sahih Abi Daud, 1/197) Di dalam riwayat lain, Rasulullah s.a.w. bersabda, "Demi jiwaku yang ada di tangan-Nya, aku melihat syaitan masuk di celah-celah saf, sebagaimana masuknya anak kambing." (Hadis Riwayat Abu Daud, no. 667. Dinilai Sahih oleh al-Albani di dalam Sahih Sunan Abi Daud, 1/198)



4 – Meletakkan posisi badan dalam keadaan yang baik/betul.



Dari an-Nu'man bin Basyir: beliau berkata, "Dahulu Rasullullah meluruskan saf kami sehingga sampai seperti meluruskan anak panah hingga beliau memandang kami telah faham apa yang beliau perintahkan kepada kami (sehingga saf kami telah rapi – pent.), kemudian suatu hari beliau keluar (untuk solat) kemudian beliau berdiri, hingga ketika beliau akan bertakbir, beliau melihat seseorang yang dadanya terkehadapan, maka beliau bersabda:

"Wahai para hamba Allah, hendaklah kalian benar-benar meluruskan saf atau Allah akan memperselisihkan wajah-wajah kalian". (Diriwayatkan oleh Muslim, no.. 436)





Keudukan/susunan Saf Yang Betul Dan Rapi




Kedukan/Susunan Saf Yang Salah yang mana banyak terjadi di sekeliling kita masa ini..


SEMOGA BERMANFAAT